Memahami Psikologi Pendidikan Anak Usia SD
Memasuki milenium ke tiga Indonesia dihadapkan pada tantangan untuk menyiapkan masyarakat menuju era baru, yaitu globalisasi yang menyentuh semua aspek kehidupan. Dalam era global ini seakan dunia tanpa jarak. Komunikasi dan transaksi ekonomi dari tingkat lokal hingga internasional dapat dilakukan sepanjang waktu. Demikian pula nanti ketika perdagangan bebas sudah diberlakukan, tentu persaingan dagang dan tenaga kerja bersifat multi bangsa. Pada saat itu hanya bangsa yang unggullah yang anak mampu bersaing.
Pendidikan merupakan modal dasar untuk menyiapkan insan yang berkualitas. Menurut Undang-undang Sisdiknas Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Menurut UNESCO pendidikan hendaknya dibangun dengan empat pilar, yaitu learning to know, learning to do, learning to be, dan learning to live together.
Memahami psikologi pendidikan anak sangat penting dilakukan oleh para orang tua dan guru. Dengan memahami psikologi pendidikan anak secara baik, orang tua dan guru dapat menerapkan metode-metode pendidikan yang sesuai kebutuhan dan tahap perkembangan anak. Dengan demikian, hasil dari proses mendidik pun akan optimal.
Psikologi pendidikan anak berbeda-beda di setiap tahap usia. Psikologi pendidikan anak usia SD tentu saja berbeda dengan psikologi pendidikan anak usia dini ataupun anak-anak pada jenjang pendidikan di atas sekolah dasar. Untuk memahami psikologi pendidikan anak usia sekolah dasar, dapat mulai dengan memahami karaterisktik anak yang duduk di jenjang pendidikan dasar ini. Berikut ini adalah karateristik yang umum dimiliki anak-anak usia SD.
- Senang bergerak
- Senang bermain
- Senang melakukan sesuatu secara langsung
- Senang bekerja dalam kelompok
Dengan memahami karakteristik anak-anak usia sekolah dasar di atas, para guru dapat memahami psikologi pendidikan anak, yang pada akhirnya mampu memilih metode pembelajaran yang tepat untuk anak.
Sesuai dengan karakteristik anak-anak usia sekolah dasar di atas, berikut ini adalah beberapa model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak, yang dapat diterapkan oleh para guru.
- Metode pendidikan yang memungkinkan anak untuk bergerak atau berpindah tempat.
- Metode pembelajaran yang sarat dengan permainan-permainan.
- Metode pembelajaran yang memberikan anak kesempatan untuk belajar atau bekerja secara kelompok.
- Metode pembelajaran yang memberikan anak kesempatan untuk terlibat langsung dalam proses belajar.
0 komentar:
Posting Komentar